Monday, April 30, 2018

Catatan Apik Dovizioso Belum Bisa Dongkrak Performa Lorenzo

Catatan Apik Dovizioso Belum Bisa Dongkrak Performa Lorenzo BOLOGNA - Rider Tim Ducati, Jorge Lorenzo benar-benar menemui kesulitan untuk beradaptasi dengan Desmosedici GP18 miliknya. Kepala kru Lorenzo, Christian Gabarrini, bahkan menyatakan pembalap asal Spanyol tersebut tak terbantu dengan data dari Andrea Dovizioso.
Pada seri pertama di Qatar, rider asal Spanyol itu gagal finis setelah mengalami masalah dengan sistem pengereman motornya. Selanjutnya pada seri kedua yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo Argentina, pembalap berjuluk X-Fuera itu tidak bisa berbuat banyak dan hanya menyelesaikan balapan di urutan ke-15. Dengan hasil mengecewakan pada dua seri awal tersebut, mantan rekan satu tim Valentino Rossi itu baru mendapatkan satu poin dan berada di posisi ke-20 klasemen perolehan poin sementara. Lorenzo mengatakan, perubahan yang terjadi pada sasis Ducati GP18 membuat dirinya harus kembali mencari setting-an yang pas. Bahkan data milik rekan satu timnya, Dovizioso sama sekali tak berpengaruh untuk memperbaiki performa Lorenzo di atas Desmosedici sejak bergabung ke Ducati pada akhir 2016. ”Sangat luar biasa kami memiliki semua data (termasuk dari Dovizioso). Jika Anda butuh bantuan, banyak orang dengan hati membantu Anda. Tapi, gaya membalap mereka terlalu berbeda," kata Gabarrini, seperti dilansir Speedweek, Jumat (20/4/2018). “Ducati punya atmosfer yang sangat bagus. Gigi Dall'Igna (Bos Ducati) tahu segalanya, dia selalu terlibat. Dia punya banyak pengalaman di berbagai kelas. Itulah kenapa pendapat dia selalu membantu. Namun terkadang Gigi melihat sesuatu yang hanya bisa Anda dapatkan dari luar dengan melihat gambaran secara menyeluruh," sambungnya. Gabbarini juga menambahkan, masalah Lorenzo dengan Desmosedicinya kemungkinan hanya masalah waktu penyesuaian. Seperti diketahui, sebelumnya pembalap berjuluk X-Fuera tersebut menggunakan Motor Pabrikan Jepang saat membela Tim Movistar Yamaha. “Masalah akan tetap ditemui setiap pembalap denga motornya. Motornya sekarang diproduksi di Eropa. Masalah yang ditemui Lorenzo saat ini pasti berbeda saat dirinya menggunakan motor pabrikan Jepang,” tutup Gabbarini

No comments:

Post a Comment