Monday, April 23, 2018

Espargaro: Bendera Hitam Lebih Baik Disingkirkan jika Tidak Digunakan

AUSTIN – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, mengaku kecewa dengan keputusan pihak race direction MotoGP yang sama sekali tidak mengibarkan bendera hitam. Hal itu saat pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, melakukan serangkaian insiden pada seri MotoGP Argentina 2018. Menurut Espargaro, apa yang telah dilakukan Marquez di sepanjang balapan tersebut, sudah cukup untuk membuat The Baby Alien –julukan Marquez– diganjar bendera hitam.
Espargaro adalah salah satu pembalap yang terkena imbas dari kebrutalan Marquez kala melakoni seri kedua MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Ketika balapan memasuki lap kesembilan, Marquez yang melaju dengan cepat itu, menyenggol motor Espargaro. The Baby Alien yang kala itu mendapat hukuman penalti untuk melalui pit lane pada lap keenam pun berusaha untuk memperbaiki posisinya yang terjerembab ke urutan 20. Karena itulah ia mempercepat laju kuda besinya untuk mengejar ketertinggalannya tersebut. Akan tetapi, akibat perbuatannya itu, Espargaro pun hampir saja mengalami kecelekaan apabila dia tidak dapat menguasai motornya. Lantas, Espargaro pun geram karena pihak penyelenggara MotoGP tidak menggunakan bendera hitam tersebut. Menurutnya, lebih baik bendera hitam tersebut dihapuskan saja bila memang tidak dipergunakan lagi. “Apa lagi yang harus dia (Marc Marquez) lakukan agar mendapatkan bendera hitam? Jika seperti itu, lebih baik aturan bendera hitam tidak perlu ada di peraturan karena kami tidak menggunakannya sama sekali. Itu hanya sia-sia untuk menggunakannya. Kami tidak membutuhkannya. Aturannya harus berubah,” ucap Espargaro, dikutip dari Crash, Jumat (20/4/2018). “Bendera hitam tersebut ada karena untuk digunakan. Bendera biru menunjukkan bahwa ada pembalap yang over lap. Bendera kuning menandakan ada insiden kecelakaan. Sementara bendera hitam, untuk kejadian yang cukup berbahaya. Jadi, karena kita memiliki bendera hitam, maka harus dipergunakan,” tambah pembalap berpaspor Spanyol itu. Espargaro beranggapan hukuman yang sudah diberikan kepada Marquez sangatlah tidak adil. Menurutnya, apa yang telah dilakukan Marquez sudah cukup bagi race direction untuk mengibarkan bendera hitam kepada pembalap yang sudah empat kali juara dunia MotoGP tersebut. “Marc (Marquez) tahu betul bahwa dia pantas untuk diberikan bendera hitam. Hal tersebut dia katakan ketika saya dan dia bertemu secara langsung. Jadi, kenapa harus diberikan penalti 30 detik? Apabila kami memiliki bendera hitam, maka harus digunakan. Jika tidak, maka lebih baik disingkirkan saja,” tutup Espargaro.

No comments:

Post a Comment