Thursday, April 5, 2018

Pengamat MotoGP: Marquez-Rossi Sama-Sama Berwatak Buruk!

Pengamat MotoGP: Marquez-Rossi Sama-Sama Berwatak Buruk! ROMA – Sebuah drama memang tersaji dalam lanjutan kejuaraan dunia MotoGP musim 2018 seri Argentina. Apalagi kalau bukan insiden yang melibatkan pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dengan rider Tim Respol Honda, Marc Marquez. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo pada dini hari WIB tadi, Rossi dan Vinales memang terlibat persaingan sengit. Akibat persaingan itu, Rossi pun harus mengalami crash tepatnya di lap ke-20, lantaran motornya tersenggol oleh Marquez.
Baca Juga: Agostini Imbau Rossi Cari Pekerjaan Lain jika Takut Bersaing dengan Marquez Meski begitu, Rossi masih mampu melanjutkan balapan dan finis di urutan ke-19. Sementara Marquez mampu menyudahi balapan di posisi kelima, namun ia harus menerima penalti dan turun ke urutan ke-18. Seusai balapan, Rossi pun melemparkan kritikannya terhadap manuver berbahaya yang dipraktikkan oleh Marquez. Tak hanya Rossi, kubu Tim Yamaha juga gusar dengan gaya membalap Marquez dengan mengusir pembalap asal Spanyol itu ketika ingin meminta maaf kepada Rossi dari paddock mereka. Panasnya hubungan Rossi dengan Marquez pun mengundang tanggapan dari sejumlah kalangan, termasuk pembalap dari MotoGP sendiri. Mereka berharap agar Rossi dan Marquez bisa menyudahi perang kata-katanya dan kembali berdamai. Mengetahui kondisi tersebut membuat salah satu pengamat MotoGP, yakni Maurizio Bruscolini, memberikan komentarnya. Menurut pandangan Bruscolini, baik Rossi atau pun Marquez layak disalahkan atas insiden tersebut. Baca Juga: Agostini: Ada yang Lebih Parah ketimbang Insiden Rossi-Marquez “Valentino Rossi yang sesungguhnya adalah apa yang kita lihat ketika balapan di MotoGP Argentina berlangsung, penuh dendam dan dengki, bukan apa yang diberitakan jurnalis selama ini,” cetus Bruscolini, seperti disadur dari AS, Kamis (19/4/2018). “Akan tetapi, faktanya Marquez bahkan lebih memiliki sifat yang buruk daripada Rossi. Saya merasa bahwa keduanya sama-sama bersalah atas apa yang terjadi di Rio Hondo beberapa waktu lalu,” tutup pria berpaspor Italia tersebut.

No comments:

Post a Comment