Thursday, April 12, 2018

Rossi Jadikan MotoGP 2018 Amerika Serikat sebagai Momen Kebangkitan

AUSTIN – Sebuah drama memang tersaji dalam lanjutan kejuaraan dunia MotoGP musim 2018 seri Argentina. Apalagi kalau bukan insiden yang melibatkan pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dengan rider Tim Respol Honda, Marc Marquez. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo pada dini hari WIB tadi, Rossi dan Vinales memang terlibat persaingan sengit. Akibat persaingan itu, Rossi pun harus mengalami crashi tepatnya di lap ke-20, lantaran motornya tersengol oleh Marquez. Meski begitu, Rossi masih mampu melanjutkan balapan dan finis di urutan ke-19. Sementara Marquez mampu menyudahi balapan di posisi kelima, namun ia harus menerima penalti dan turun ke urutan ke-18. Seusai balapan, Rossi pun melemparkan kritikannya terhadap manuver berbahaya yang dipraktekkan oleh Marquez. Tak hanya Rossi, kubu Tim Yamaha juga gusar dengan gaya membalap Marquez dengan mengusir pembalap asal Spanyol itu ketika ingin meminta maaf kepada Rossi dari paddock mereka.
Kini jelang berlangsungnya seri ketiga MotoGP 2018 yang bakal digelar di Circuit of the Americas (COTA), Rossi pun nampaknya sudah mulai sedikit melupakan insidennya dengan Marquez. Bahkan, pembalap berkebangsaan Italia tersebut menjadi MotoGP 2018 Amerika Serikat sebagai momen baginya untuk bangkit dari keterpurukan. “Tentu saja, melakoni balapan setelah mengalami akhir pekan yang buruk seperti Argentina memanglah bukan hal mudah. Namun kami harus bersikap profesional,” ungkap Rossi, seperti dilaporkan oleh Tuttomotoriweb, Kamis (19/4/2018). “Saya percaya diri. Saya selalu bahagia bisa di Texas. Saya suka suasana dan trek di sini. Saya tak memulai musim dengan baik, tapi semoga bisa raih hasil bagus di Austin. Kami akan melakukan yang terbaik,” tuntas pembalap berusia 39 tahun tersebut.

No comments:

Post a Comment