Thursday, May 3, 2018

Morbidelli Masih Butuhkan Banyak Waktu untuk Beradaptasi dengan RC213V

Morbidelli Masih Butuhkan Banyak Waktu untuk Beradaptasi dengan RC213V
AUSTIN – Pembalap Marc VDS Honda, Franco Morbidelli, mengaku masih membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk beradaptasi dengan kuda besi RC213V miliknya. Ia menilai saat ini masih belum menemukan perasaan yang tepat dengan motor Honda. Sebagaimana diketahui, mantan pembalap Moto2 tersebut hanya mampu finis di urutan ke-12 dalam balapan pembuka di Sirkuit Losail, Qatar pada Minggu 18 Maret 2018. Tentunya hasil ini masih belum terlalu buruk bagi seorang pemula, pasalnya ia masih memiliki kemampuan untuk bersaing dengan kompetitif melawan para pembalap senior. Pada balapan seri kedua di Argentina pada 9 April 2018, Morbidelli justru semakin merosot dengan finis di posisi ke-14. Meski demikian, anak didik pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi tersebut masih mampu meladeni tekanan yang diberikan oleh pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo yang tepat berada di belakangnya. Singkat kata, pembalap berkebangsaan Italia tersebut mengaku masih membutuhkan lebih banyak waktu dengan motor Hondanya dengan upaya menambah pengalaman dan jam terbang membalap di kelas MotoGP. Ia juga masih perlu memahami karakteristik ban Michelin untuk dipergunakan dalam setiap lintasan. Morbidelli juga menilai balapan di Sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat, akan menuntut kekuatan fisik yang sangat besar. Pasalnya terdapat banyak tikungan dengan zona pengereman keras serta bentuk lintasan yang sangat teknis. Oleh sebab itu ia mengatakan akan terus bekerja keras dengan timnya agar menemukan pengaturan terbaik untuk melintasi sirkuit sepanjang 5,5 kilometer tersebut. “Saya masih membutuhkan lebih banyak putaran dengan menggunakan RC213V. Lebih banyak pembalap dan lebih banyak pekerjaan untuk memahami motor dan ban dengan lebih baik,” cetus Morbidelli, sebagaimana diberitakan Honda Pro Racing, Jumat (20/4/2018 “Singkatnya, kami membutuhkan lebih banyak pengalaman, jadi sekarang, setiap balapan adalah kesempatan untuk melanjutkan proses pembelajaran. Membalap di COTA sangat menuntut kekuatan fisik, tetapi ini juga sangat teknis, sehingga menemukan pengaturan yang baik dengan cepat akan sangat penting,” sambungnya.

No comments:

Post a Comment